1#
Pernahkah kau rasa?
Saat dadamu bergetar—mendidih—memerah semukan wajahmu?
Aku. Pernah.
2#
Kami bersitatap. Berhadap-hadapan.
Hanya embusan nafas dan angin yang saling bercumbu.
3#
Bayangannya menari dalam imajinasiku.
Menggenggamku dalam pelukan mesra.
Inikah petanda balasannya?
4#
Ku kejar raga didepan yang tertangkap hanya siluet.
Lantaskah ini disebut sia-sia?
